Jumat, 14 Juni 2024

Pusaran hitam gelap

 Dalam kabut malam yang bisu,

Langkah sunyi tertelan bayang.

Jalanan sunyi tanpa petunjuk,

Di sanalah ia mencari terang.



Bayang hitam merayu kalbu,

Jejak kaki menghilang di pasir waktu.

Suara angin mengalun syahdu,

Bersembunyi rahasia di sudut bisu.



Gerimis rindu membasahi jiwa,

Kesendirian menyapa dalam senyap.

Lorong waktu tak berujung nyata,

Mencari arti di balik kelam.



Dedaunan gugur menyapa bumi,

Mengiring langkah yang tak kembali.

Di antara kerlip bintang yang sepi,

Tersimpan cerita yang tak terucap lagi.



Misteri hidup dalam peluk malam,

Menari dalam bayang tak bernama.

Sendiri, ia terus berjalan,

Dalam perjalanan tanpa akhir, tanpa tanya.


142.37.1.2.1.1278.15.267.1.0.1.0.1.0


Adakah cahaya di ujung kelam,

Atau hanya bayang yang terjalin diam?

Dalam kesendirian, ia temukan damai,

Di antara teka-teki yang abadi, ia terurai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pusaran hitam gelap

 Dalam kabut malam yang bisu, Langkah sunyi tertelan bayang. Jalanan sunyi tanpa petunjuk, Di sanalah ia mencari terang. Bayang hitam merayu...